Diposkan pada hsi

HSI Pembatal Keislaman 14

══════❁﷽❁══════
*“`Dalil yang kedua“`*

② _Firman Allāh Subhānahu wa Ta’āla_
 ۚ وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَىٰ إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ

[QS Az-Zumar 3]
_“dan orang-orang yang menjadikan sekutu bagi Allāh._
*“`apa yang mereka katakan?“`*
مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَىٰ 
_dan orang-orang yang menjadikan sekutu / tandingan-tandingan bagi Allāh yang mereka namakan *syufaat,* mereka mengatakan_
مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَىٰ

_*tidaklah* kami menyembah kepada mereka /menyerahkan ibadah kepada mereka berdoa kepada mereka_ 

 إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَىٰ 
_Supaya mereka mendekatkan diri kami kepada Allāh ”._
Kami adalah orang jauh dari Allāh, kami adalah orang yang banyak berbuat maksiat, banyak melakukan dosa, banyak lalai kepada Allāh, sedangkan orang-orang yang shaleh tersebut mereka adalah memiliki *derajat yang tinggi disisi Allāh.*

مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَىٰ
_“Tidaklah kami beribadah kepada mereka, berdoa kepada mereka, meminta syafaat kepada mereka kecuali supaya mereka mendekatkan diri kami kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla”._
Ini adalah *tujuan* orang-orang musyrikin, _ingin dekat kepada Allāh dengan cara berdoa kepada orang-orang yang shaleh._
*“`Kemudian Allāh membantah & mengatakan:“`*
 إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ۗ 
_*“sesungguhnya Allāh akan menghukumi diantara mereka”.*_
Yaitu antara *Rasulullãh ﷺ dan orang-orang musyrikin tersebut,* siapa yang benar diantara mereka, apakah *Rasulullãh ﷺ yang mengajak kepada tauhid & memperingatkan kepada mereka dari kesyirikan* ataukah yang benar adalah _orang-orang musyrikin tersebut yang mereka berdoa & beribadah kepada orang-orang yang shaleh dengan maksud mendekatkan diri mereka kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla._ 
إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ۗ 
_*“sesungguhnya Allāh Subhānahu wa Ta’āla akan menghukumi diantara mereka di dalam apa yang perselisihkan”.*_
إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ
_“sesungguhnya Allāh tidak akan memberikan petunjuk kepada orang yang_
كاذب كفاف 
*Orang yang berdusta & dia kufur kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla”.*
Ini menunjukkan bahwasanya _apa yang diucapkan oleh orang-orang musyrikin tersebut_ yang pertama ini adalah *kedustaan,* _karena Allāh mengatakan_
إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ 
*“Allāh tidak akan memberikan petunjuk kepada orang yang dusta”.*
Menunjukkan bahwasanya ucapan mereka 
مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَىٰ
Adalah ucapan yang *“`tidak benar.“`*
_Tidak benar bahwasanya orang-orang shaleh tersebut mendekatkan diri mereka (orang-orang yang menyembahNya kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla)_ 
*Allāh katakan ini adalah kedustaan,* kedustaan atas nama Allāh & Allāh lebih tahu tentang hakikat. 
Kemudian Allāh mensifati sebagai *- كفار  -* menunjukkan bahwasanya perbuatan ini adalah termasuk *kekufuran,* bahkan _kekufuran yang sangat._ *Karena Allāh mengatakan – كفار – dan orang-orang Arab membedakan antara kaffar dengan kafir, kafir artinya adalah orang yang kafir, tapi kalau sudah mengatakan kaffar berarti orang yang sangat kafir.*
إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّار
_“Allāh tidak akan memberikan petunjuk kepada orang yang dusta dan dia sangat kufur kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla”._
Menunjukkan bahwasanya cara seperti ini adalah cara yang *tidak dibenarkan* secara syariat *tidak diajarkan* oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla, *tidak diajarkan* Rasulullãh ﷺ, demikian pula ini adalah _dien ini adalah agama orang-orang musyrikin yang diperangi Rasulullãh ﷺ._

_*Abdullāh Roy*_

_Di kota Al-Madīnah_
 Materi audio ini disampaikan di d
alam Grup WA *Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.*

═══════ ❁ ❁ ═══════

Iklan