Diposkan pada hsi

HSI Pembatal Keislaman 13

══════❁﷽❁══════
*“`Kenapa mereka berdoa kepada orang-orang yang shaleh tersebut?“`*
_Mereka mengatakan_
  هَٰؤُلَاءِ شُفَعَاؤُنَا عِنْدَ اللَّهِ 
“kami berdoa kepada mereka bukan berkeyakinan bahwasanya mereka mencipta, memberikan rizky & juga mengatur alam semesta akan tetapi tujuan kami berdoa kepada mereka adalah 
 شُفَعَاؤُنَا عِنْدَ اللَّهِ 
*_Supaya mereka memberikan syafa’at bagi kami disisi Allāh ”._*
_Inilah_ tujuan orang-orang musyrikin & ini dikabarkan oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla didalam Al-Qur’an, _ini adalah hakikat ibadah sebagian orang-orang musyrikin._ Ketika mereka datang ke kuburan Latta ada yang mengatakan Latta ini adalah orang yang shaleh yang dahulu apabila datang musim haji dia sering datang memberi makan kepada orang-orang yang melakukan ibadah haji, ketika dia meninggal dunia dijadikanlah dia sebagai salah satu berhala, datang orang-orang musyrikin ke kuburannya dengan maksud untuk _meminta syafaat._ 
هَٰؤُلَاءِ شُفَعَاؤُنَا عِنْدَ اللَّهِ 
_“mereka adalah pemberi syafa’at bagi kami disisi Allāh”._
Ini adalah _ucapan orang-orang musyrikin,_ beralasan *supaya mendapatkan syafaat disisi Allāh Subhānahu wa Ta’āla dengan cara beribadah kepada orang-orang shaleh tersebut, bergantung kepada mereka, berdoa kepada mereka, beritikaf disisi kuburan mereka, bertakarub kepada mereka supaya mereka memberikan syafa’at mereka disisi Allāh Subhānahu wa Ta’āla.* 
*“`Kemudian Allāh Subhānahu wa Ta’āla membantah aqidah ini, membantah keyakinan orang-orang musyrikin.“`* 
Allāh mengatakan 
قُلْ أَتُنَبِّئُونَ اللَّهَ بِمَا لَا يَعْلَمُ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ 
*“katakanlah wahai Muhammad kepada orang-orang musyrikin, apakah kalian (wahai orang-orang musyrikin) mengabarkan kepada Allāh sesuatu yang Allāh tidak ketahui di langit maupun di bumi”.*
Dari mana kalian tahu bahwasanya orang-orang shaleh tersebut yang mereka sudah meninggal dunia – Dari mana kalian tahu _bahwasanya mereka kelak akan memberikan syafa’at bagi kalian, dengan cara kalian berdoa kepada mereka yaitu dengan cara seperti ini._
*“`Apakah kalian mengabarkan kepada Allāh, sesuatu yang Allāh tidak ketahui?“`*
*Ini adalah bantahan Allāh terhadap orang-orang musyrikin, mereka berkata atas nama Allāh yang tidak mereka ketahui,* padahal Allāh Subhānahu wa Ta’āla *tidak pernah* mengabarkan, Allāh *tidak pernah* mengabarkan _bahwasanya untuk mendapatkan syafaat dari orang-orang saleh pada hari kiamat dengan cara mendekatkan diri kepada mereka, beribadah kepada mereka, berdoa kepada mereka._
*Allāh Subhānahu wa Ta’āla tidak pernah mengabarkannya demikian, demikian pula Rasulullãh ﷺ. Lalu dari mana cara seperti ini.*
Cara seperti ini berasal dari diri mereka sendiri, *persangkaan* dari mereka. 
_Kemudian Allāh mengatakan_
سُبْحَانَهُ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ
_“Maha suci Allāh & Maha Tinggi dari apa yang sekutukan”._
Allāh mengatakan :
عَمَّا يُشْرِكُونَ

Allāh mengatakan bahwasanya perbuatan ini adalah *termasuk syirik,* _karena Allāh mengatakan_
سُبْحَانَهُ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ
_*“Maha suci Allāh & Maha Tinggi dari apa yang sekutukan”.*_
Allāh memberi nama perbuatan yang mereka lakukan sebagai *perbuatan syirik.*
Oleh karena itu disini beliau mengatakan:
كَفَرَ إِجْمَاعًا.

*“`Ini adalah perbuatan kufur, ini adalah termasuk perbuatan syirik.“`*
“`Ini dalil yang pertama“`

_*Abdullāh Roy*_

_Di kota Al-Madīnah_
 Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA *Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.*

═══════ ❁ ❁ ═══════

Iklan