Diposkan pada hsi

HSI Pembatal Keislaman 08

═════❁﷽❁═════
“`Penjelasan Kitāb Nawāqidhul Islām VIII“`

*بِــسم الله الرحمن الرحيم*
آعلم أنّ من أعظم نواقض الإسلام عشرة:
_Beliau mengatakan_ :

“`”ketahuilah sesungguhnya termasuk Nawāqidhul Islām (pembatal-pembatal keIslaman) yang paling besar ada 10″.“`
*’ilam – آعلم – artinya adalah ketahuilah.*
Dan kalimat ini digunakan oleh _orang arab_ untuk memberi tahu bahwasanya apa yang akan dia katakan adalah sesuatu yang *penting.* Dia mengatakan kepada orang yang diajak bicara *- آعلم -* _ketahuilah_, supaya orang yang mendengar yang diajak bicara *memperhatikan & dia sadar* bahwasanya dia akan mendengar sesuatu yang sangat penting, sehingga dia mengatakan *-  آعلم  – ketahuilah*, _karena Allāh menggunakan kalimat ini didalam Al-Qur’an_, diantaranya adalah :
“`Firman Allāh 
فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ… 

[QS Muhammad 19]
“ketahuilah bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allāh ““`
Digunakan oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla didalam Al-Qur’an  menggunakan kalimat *-  فَاعْلَمْ -* _untuk menunjukkan setelahnya adalah perkara yang besar yang hendaknya kita seksama didalam mendengarkan perkara yang besar tersebut._
أنّ *من أعظم* نواقض الإسلام 
*Diantara pembatal-pembatal keIslaman yang besar – عشرة – ada sepuluh.*
_Ucapan beliau_ *- من أعظم -* diantara yang paling besar menunjukkan bahwasanya disana sebenarnya _banyak pembatal-pembatal keIslaman,_ *akan tetapi* yang paling besar / yang paling penting / yang sering terjadi adalah _sepuluh perkara – sepuluh pembatal yang akan beliau disebutkan,_ dan sebenarnya pembatal-pembatal keIslaman banyak bukan hanya terbatas pada apa yang akan beliau sebutkan. *Bahkan* disana ada sebagian ulama yang menghitung _sampai 400 pembatal,_ tapi disini _beliau rahimahullah_ menyebutkan 10 dan ini adalah yang paling besar /yang paling penting. 
① *Al-awalu* yang pertama kata beliau 
*الاول*: الشرك في عبادة الله تعالى
*”Syirik didalam beribadah kepada Allāh Ta’āla’*
“`؛ والدليل قوله تعالى : 

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ 

[QS An-Nisa’ 48]

 ومـنه : الذبح لغير الله؛ كمن يذبح للجن، أو القبر
Dalilnya Adalah firman Allāh Subhānahu wa Ta’āla:
“sesungguhnya Allāh tidak mengampuni dosa syirik & masih mengampuni dosa yang lain bagi siapa yang dikehendaki ““`
_Diantara contoh nya_
ومـنه : الذبح لغير الله؛ كمن يذبح للجن، أو القبر
Adalah *menyembelih untuk selain Allāh,* seperti orang yang menyembelih untuk _jin atau untuk kuburan._ 
*Ini* adalah _pembatal keIslaman yang pertama_ beliau sebutkan secara ringkas dengan menyebutkan salah satu diantara dalilnya *- الأول – yang pertama adalah syirik didalam beribadah kepada Allāh.*
Kenapa beliau disini menyebutkan *syirik* pada _nomor yang pertama?_
_*Karena syirik adalah Dosa yang paling besar.*_
Tidak ada dosa yang Allāh dimaksiati dengannya _yang lebih besar daripada syirik kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla._
Rasulullãh ﷺ bersabda :
أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ ؟
“maukah aku kabarkan kepada kalian ِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ  *dosa² besar yang paling besar* ”
_Lebih besar dari berzina, lebih besar dari membunuh._ Seandainya seseorang berzina 1000 kali & membunuh 1000 kali, _maka dosa syirik ini lebih besar dari pada dosa tersebut._
*Akbarul kabair –  أَكْبَرِ الْكَبَائِرِ  – kata Rasulullãh ﷺ ini adalah Dosa yang paling besar  tidak ada dosa yang lebih besar daripada syirik.*
Kemudian beliau mengatakan 
*الإِشْرَاكُ بِاللهِ*
_Diantaranya yang pertama yang paling besar adalah_ *”menyekutukan Allāh Subhānahu wa Ta’āla”* 
Di dalam hadits yang lain beliau ditanya oleh sebagian shahabat 
يا رسول الله :أَيُّ الذَّنْبِ أَعْظَمُ عِنْدَ اللهِ ؟
“`“Ya Rasulullãh, Dosa apa yang paling besar disisi Allāh?”
Dosa yang paling besar disisi Allāh, apakah dosa tersebut? Beliau bertanya kepada Rasulullãh ﷺ, maka Rasulullãh ﷺ mengatakan :

أَنْ تَجْعَلَ لِلّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَك
َ.
“Engkau menjadikan sekutu bagi Allāh & engkau tau bahwasanya Dia-lah yang telah menciptakan dirimu ”
أَنْ تَجْعَلَ لِلّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ.
” engkau menjadikan sekutu bagi Allāh didalam beribadah kepada-Nya, menyerahkan ibadah kepada Allāh dan juga menyerahkan sebagian ibadah kepada selain Allāh Subhānahu wa Ta’āla ”
وهو خلقك 
” Dan engkau tau bahwasanya Dia (Allāh) Dia-lah yang telah menciptakan dirimu ““`

Seharusnya orang yang *sadar dan beriman* dengan Rububiah Allāh & beriman bahwasanya _Allāh yang mencipta, mencipta dia dan orang-orang sebelumnya, menciptakan langit & menciptakan bumi & menciptakan seluruh alam semesta & tidak ada yang melakukan itu semua kecuali Allāh,_ *seharusnya* orang yang demikian hanya menyerahkan ibadah nya kepada *Allāh Subhānahu wa Ta’āla.*
Ini adalah tuntutan keimanan dia, tuntutan keimanan dia *_bahwasanya Allāh satu – satunya yang mencipta._* Hendaklah dia hanya menyembah kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla 

ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ فَاعْبُدُوهُ ۚ.. 

_[Surat Al-An’am 102]_
_”itulah Rabb kalian yang tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Dia, خَالِقُ كُلِّ شَيْ Dia lah yang menciptakan segala sesuatu – فَاعْبُدُوهُ – maka hendaklah kalian menyembahNya “_

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

_[QS Al-Baqarah 21]_

_” wahai manusia sembahlah Rabb kalian – اعْبُدُوا رَبَّكُم – sembahlah Rabb kalian,_
_*Siapa Rabb kalian?*_
الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
*_”Rabb kalian yang berhak untuk disembah adalah yang menciptakan kalian & menciptakan orang-orang sebelum kalian supaya kalian bertakwa “_*
Inilah *Dzat yang berhak untuk disembah, yang mencipta, adapun yang tidak mencipta, seekor lalat pun dia tidak bisa mencipta maka bagaimana dia berhak untuk disembah.* 
أَنْ تَجْعَلَ لِلّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ
_Dosa yang paling besar adalah engkau menyekutukan atau menjadikan sekutu bagi Allāh, sedangkan engkau tahu bahwasanya Allāh yang telah menciptakan kamu._ 
“`Oleh karena itu disini beliau menyebutkan pada nomor yang pertama.“`

*_Abdullāh Roy_*

_Di kota Al-Madīnah_
Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA *Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.*
═══════ ❁ ❁ ═══════

Iklan