HSI Pembatal Keislaman 07

══════❁﷽❁══════
“`Penjelasan Kitāb Nawāqidhul Islām VII“` 
_Beliau mengatakan :_
*بِــسم الله الرحمن الرحيم*
“`”Dengan nama Allāh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang ““`
_Dan beliau memulai kitab beliau dengan_ *Basmallah*, meniru didalam Al-Qur’an. “`Dimana Allāh Subhānahu wa Ta’āla memulai Al-Qur’an dengan Basmallah.“`
Demikian pula meneladani Rasulullãh ﷺ karena dahulu beliau menulis surat² maka beliau memulai dengan *Basmallah*. _Sebagaimana ketika beliau menulis kepada Raja Romawi, Raja Persia & juga  yang lain, dan didalam Al-Qur’an ketika Nabi Sulaiman ‘alaihi salam mengirim surat kepada Bilqis, beliau memulai dengan Basmallah_
“`إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
“kata Ratu Bilqis – ini adalah dari Sulaiman – dan isinya – بِــسم الله الرحمن الرحيم  – ”

[QS An-Naml 30]“`
*Memulai sebuah risalah memulai sebuah kitab dengan Basmallah maka ini meniru apa yang ada di dalam Al-Qur’an dan juga dilakukan oleh sebagian Nabi demikian pula dilakukan Rasulullãh ﷺ.*
Makna memulai dengan Basmallah maksudnya adalah _memohon pertolongan kepada Allāh._ Karena – ب – didalam ucapan bismillah ini adalah – ب – al istianah (yang maknanya istianah). 
_Istianah artinya memohon pertolongan._

*بِــسم الله*
“`”Dengan menyebut Nama Allāh ““`
Maksudnya adalah *aku memohon pertolongan kepada Allāh, dengan menyebut nama-Nya. Ismullah : dengan  nama Allāh. Nama Allāh disini mencakup semua nama Allāh.* Didalam _bahasa Arab_ apabila kalimat yang mufrad kata yang mufrad (tunggal) disandarkan maka dia maknanya adalah umum 
*أذكروا نعمة الله* 
“`”hendaklah kalian mengingat nikmat Allāh ““`
Nikmat disini adalah mufrad (tunggal), tapi maksudnya adalah” sebutlah / *ingatlah Nikmat-nikmat Allāh Subhānahu wa Ta’āla* ” 
Demikian pula dalam kalimat Basmallah 
*بِــسم الله*
“`”Dengan menyebut nama Allāh”“`
_Ini Adalah nama-nama Allāh Subhānahu wa Ta’āla, dimana Allāh Subhānahu wa Ta’āla memiliki Asmaul husna,_
“`…وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ فَادْعُوهُ بِهَا ۖ 

[Surat Al-A’raf 180]
“Dan Allāh memiliki Asmaul husna hendaklah kalian berdoa dengan-Nya ““`
Orang yang mengatakan *bismillah, berarti dia telah ber-Isti’anah,* dengan menyebut _seluruh nama Allāh Subhānahu wa Ta’āla,_ baik yang dia maupun yg tidak dia ketahui. 
*Allāh adalah lafdzul dzalallah, dan dia adalah nama Allāh yang paling A’dzom yang paling besar, nama-nama yang lain dsandarkan kepada nama Allāh.*
_Seseorang mengatakan *Ar-Rohman (الرحمن)* adalah diantara nama Allāh, *Ar-Rohim* adalah diantara nama Allāh, *Al-Azis* adalah diantara nama *Allāh*, _tetapi tidak mengatakan,_ “`”Allāh adalah diantara nama Ar-Rohman” .“`
_Kenapa demikian?_
*Karena lafdzul Dzalallah yaitu Allāh adalah nama Allāh yang paling besar.*
_Disandarkan nama-nama yang lain kepada lafdzul Dzalallah yaitu kepada lafadz Allāh Subhānahu wa Ta’āla._ 
Makna dari Allāh / lafdzul Dzalallah di ambil dari kata _Al-uluhah_ yang artinya adalah *ibadah*, “`Al-illah artinya adalah Al-Ma’bud (yang disembah),“` oleh karena itu makna atau nama Allāh, ini mengandung makna bahwasanya *Allāh Subhānahu wa Ta’āla dialah satu²nya yang disembah*
“`Allāh berasal dari kata Al-Illah & Al-Illah artinya adalah Al-Ma’bud : yang disembah.
Ana Rohman ( الرحمن ) juga termasuk nama Allāh dan maknanya adalah yang maha penyayang diambil dari kata Rohmah. Dan nama Allāh Ar-Rohman mengandung sifat Ar-Rohmah yaitu mengandung sifat kasih sayang. Nama Allāh Subhānahu wa Ta’āla adalah nama yang memiliki makna. Oleh karena itu dinamakan dengan Asmaul husna yang baik karena dia mengandung makna yang paling baik berbeda dengan nama makhluk terkadang seseorang memiliki nama yang baik akan tetapi belum tentu orang yang memiliki nama tersebut adalah orang yang baik. Terkadang seorang pencuri namanya Muhammad, terkadang seorang penjahat namanya Abdullāh. Karena nama yang dimiliki manusia belum tentu dia memiliki sifat didalam nama tersebut
.“`
*Adapun Allāh maka nama-nama Allāh mengandung sifat-sifat, Ar-Rohman dia adalah Maha Penyayang mengandung makna mengandung sifat Rohmah, Ar-Rohim ( الرحيم  ) juga demikian, berasal dari Rohmah dan mengandung makna Rohmah yaitu kasih sayang.*
_Perbedaan antara Ar-Rohman  dengan Ar-Rohim disebutkan oleh para ulama bahwasanya Ar-Rohman adalah kasih sayang Allāh yang mencakup seluruh makhluk / kasih sayang Allāh mencakup seluruh makhluk yang beriman maupun yg tidak beriman, orang yang kafir pun didunia mendapatkan sebagian dari rahmat Allāh, diberikan rezeki, diberikan kenikmatan dan ini semua adalah termasuk Rahmat dari Allāh Subhānahu wa Ta’āla._
*Adapun Ar-Rohim maka ini adalah kasih sayang Allāh yang Allāh khususkan bagi orang-orang yang beriman, berupa hidayah, berupa ketenangan hidup didunia, berupa kenikmatan dialam kubur, kenikmatan di surga. Ini adalah rahmat Allāh yang Allāh khususkan bagi orang-orang yang beriman.*
“`Ini adalah perbedaan antara Ar-Rohman dengan Ar-Rohim.“`
Oleh karena itu Allāh berfirman:
“`… ۚ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا

[QS Al-Ahzab 43]
“dan Dia (Allāh Subhānahu wa Ta’āla) sangat sayang kepada orang-orang yang beriman ““`
*Ar-Rohim adalah kasih sayang Allāh yang khusus Allāh berikan kepada orang yang beriman*
*_Abdullāh Roy_*

“`Di kota Al-Madīnah“`
Materi audio ini disampaikan di dalam Grup WA *Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah (HSI) ‘Abdullāh Roy.*
═══════ ❁ ❁ ═══════

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.