Diposkan pada Uncategorized

HSI MAHAZI – 10 Mustahabbat atau Sunnah-Sunnah Haji

Diantara sunah2 haji:   1.    MANDI SEBELUM NIAT. Shahih HR At Tirmidzi,berkata Ibnu Umar : sunnahnya seseorang mandi ketika ihrom. Atsar ini diriwayakan oleh Al Bazaar
2.    MEMBERSIHKAN BAGIAN TUBUH YANG BOLEH DIBERSIHKAN seperti memotong kuku, memendekkan kumis, mencabut rambut ketiak, mencukur rambut kemaluan, sebelum niat, spy ketika ihrom sudah tidak perlu lagi membersihkannya. Adapun jenggot tidak boleh dipotong atau dicukur habis : Hendaklah kalian memendekkan kumis dan membiarkan jenggot kalian, HR Muslim
3.    MEMAKAI MINYAK WANGI DIBADAN, dan bukan dibaju. Aisyah radhiyallahu angu mengatakan Dahulu aku mengoleskan minyak wangi ke Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam ketika beliau akan ihram. HR Bukhori dan Muslim
4.    LELAKI MEMAKAI 2 KAIN PENUTUP BADAN. Izaar / kain penutup badan bagian bawah, dan Ridaa’ / bag atas. Disunnahkan keduanya berwarna putih dan boleh berwarna lain.  Rasulullah bersabda : Hendaklan salah seorang kalian berihrom dengan izaar dan ridaa’ dan 2 sandal. Shahih HR Ahmad, dishahihkan oleh Syaikh Albani rahimahullah. Adapun wanita maka memawai pakaian sesuai syariat dan menutup aurot seperti ketika diluar ihrom. Tapi tidak boleh wanita yang berihrom menggunakan kaos tangan dan niqob (penutup muka) Rasulullah bersabda wanita yang berihrom menggunakan niqab dan kaos tangan. Shahih, HR Abu Dawud. Watna pakaian wanta yang sedang ihrom adalah bebas yang penting sesuai syariat, dan tidak ada warna khusus seperti putih, hijau, dll
5.    MENGUCAPKAN LABBAIK ALLAHUMMA LABBAIKA BIL HAJJ. Jabir Ibnu Abdillah rhadiyallahu anhuma berkata : Kami datang bersama Rasulullah dan kami berkata labbaik Allahumma Labbaika bil Hajj. HR al-Bukhori Ada diantara Ulama yang mengatakan  bahwa melafadzkan niat tidak disyariatkan kecuali ketika Haji dan Umroh, inilah yang difatwakan oleh syaikh Bin Baz rahimahullah dan syaikh Abdul Muhsin al Abbad hafidzahullah. Dan pendapat yang benar wallahu ta’ala a’lam.
Ucapan ini dinamalan TALBIYAH dan tidak dinamakan dengan niat. Niat adalah apa yang ada didalam hati seseorang.
6.    NIAT DIATAS KENDARAAN DAN MENGHADAP KE ARAH KIBLAT. Berkata Ibnu Umar : Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam ber-ihlal (melakukan niat) ketika beliau naik kendaraan dan kendaraan beliau dalam keadaan berdiri. Muttafaqun ‘alaih.
Dan Ibnu Umar dulu apabila shalat dzuhur di Dzul Hulaifah beliau meminta kendaraannya dan menaikinya dan apabila sudah diatasnya maka beliau menghadap kiblat dalam keadaan kendaraan tersebut berdiri dan beliau berihlal dan beliau mengabarkan bahwa Nabi dulu melakukannya. HR Bukhari

7.    MENGUCAPKAN SYARAT. Disunnahkan bagi orang yang takut apabila tidak bisa melaksanakan haji karena sakit dan lainnya untuk mengucapkan syarat setelah membaca Talbiyyah
Dalam HR Bukhari Muslim, Rasulullah berkata pada Tuba’ah bintu Az Zubair yang sedang sakit dan ingin melakukan haji: Berhajilah dan bersyaratlah, katakanlah : Ya Allah tempat tahallul ku dimana saja engkau menahanku.
Apabila seseorang yang mengucapkan syarat ini kemudian ia sakit  atau terhalangi sehingga ia tidak bisa menyempurnakan hajinya maka ia bisa bertahalul ditempatnya bertahan dan tidak ada kewajiban sedikitpun dan apapun.
8.    MENGUCAPKAN TALBIYAH SETELAH NIAT.
Tabiyah / ucapan labaik Allhumma Labbaik, Labbaik Ala syarikala kalabbaik. Membaca talbiyah ketika umroh dimulai semenjak niat sampai menjelang thawaf. Adapun membaca talbiyah ketika haji dimulai semenjak niat sampai menyelesaikan jumroh aqobah pada tanggal 10 Dzulhijah. Untuk laki-laki disunnahkan mengeraskan suaranya, adapun wanita melirihkan suaranya. Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda :  datang kepadaku Jibril kemudian berkata kepadaku : Wahai Muhammad perintahkanlah para sahabatmu untuk mengeraskan suara mereka dengan talbiyah. Shahih, HR An-Nasa’i.
Berkata at Tirmidzi  rahimahullah: Dan dibenci baginya (yaitu bagi wanita) untuk mengeraskan suara dengan talbiyah dan disunnahkan untuk membaca talbiyah ketika dalam perjalanan menuju Mekkah, bagi dalam keadaan berdiri, duduk, turun dari bus, naik bus, dll
9.    MENCIUM HAJAR ASWAD KETIKA THAWAF / MENGUSAPNYA DENGAN TANGAN / MEMBERIKAN ISYARAT
Barangsiapa yang melewati Hajar Aswad dalam thawafnya maka disunnahkan untuk mencium Hajar Aswad, atau kalau tidak mampu maka mengusapnya dengan tangan kanannya dan mencium tangannya, atau kalau tidak mampu maka ia memberikan isyrat dengan tangan kanannya
Didalam shahih Bukhari dan Muslim datang Umar Ibnu Khathab rhadiyallahu anhu ke arah Hajar Aswad kemudian menciumnya, dan beliau berkata : Sungguh aku mengetahui bahwa engkau adalah batu yang tidak memberikan mudharat dan tidak memberikan manfaat. Seandainya aku dahulu tidak melihat Rasulullah menciummu niscaya aku tidak akan menciummu. Dan didalam shhih alBukhari dari Al Zubair Ibnu Aroby beliau berkata seorang laki2 bertanya pada Ibnu Umar tentang mengusap Hajar Aswad maka Abdullah Ibnu Umar rhadiyallahu anhuma berkata Aku melihat Rasulullah dahulu mengusapnya dan menciumnya. Dari Nafi’ beliau berkata : Aku melihat Abdullah Ibn Umar mengusap Hajar Aswad dengan tangannya kemudia mencium tangannya, dan ia berkata : Aku tidak meninggalkan amalan ini semenjak aku melihat Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam  melakukannya. HR Muslim. Dalam hadits Abi Tufail rhadiyallahu anhu beliau berkata aku melihat Rasulullah thawaf disekitar Baitullah dan beliau mengusap rukun Hajar Aswad dengan tongkat yang bersama beliau dan akhirnya beliau mencium tongkat tersebut. HR Muslim. Dalil bahwa Rasul memberi isyarat ke Hajar Aswad adalah hadits Ibnu Abbas, beliau berkta : Nabi melakukan  thawaf diatas unta beliau dan setiap beliau melewati hajar Aswad beliau memberi isyarat pada Hajar Aswad.  Dan apabila sampainya seseorang ke Hajar Aswad untuk menciumnya atau mengusapnya tidak bisa dilakukan kecuali dengan mengganggu orang lain maka hendaklah ia meninggalkan amalan ini dan melanjutkan thawafnya, karena mengusap Hajar Aswad adalah mustahab, adapun mengganggu manusia maka hukumnya HARAM.
Sebagian mengatakan apabila seseorang mengusap Hajar Aswad dan menciumnya maka ia mengatakan Bismillahi Allahu Akbar, dan apabila memberikan isyarat maka cukup mengatakan Allahu Akbar. Berkata Abdullah Ibn Abbas, Rasulullah melaksanakan thawaf diatas unta beliau, setiap beliau melewati rukun hajar aswad beliau memberi isyarat dengan sesuatu yang ada di sekitar beliau dan beliau bertakbir. HR bukhari. Telah shahih dari Abdullah bin Umar bahwa beliau menggabungkan Bismillah dan Allahu Akbar ketika mengusap Hajar Aswad. Atsar ini dikeluarkan oleh al Baihaqi dengan sanad yang shahih.
10   MENGUSAP RUKUN YAMANI. Disunnahkan mengusap rukun Yamani dengan tangannya setiap melewatinya apabila dimudahkan, dan tidak disyariatkan mencium rukun Yamani atau mencium tangan setelah mengusap rukun Yamani atau memberi isyarat.
Selain Rukun Hajar Aswad dan Rukun Yamani tidak disyariatkan untuk diusap. Berkata Abdullah Ibnu Umar rhadiyallahu anhuma : “Aku tidak melihat Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam mengusap dari rumah Allah kecuali dari 2 rukun Yamani. Muttafaqun alaih.Yang dimaksud 2 rukun Yamani adalah Hajar Aswad dan Rukun Yamani.
11.AL IDHTHTIBAA’. Disunnahkan bagi laki-laki ketika thawaf umrah dan thawaf qudum bagi orang yang haji qiron dan ifrod untuk melakukan Ittibaa’ yaitu menjadikan kain atas dibawah ketiak kanan, dan meletakkan ujung kain atas diatas bahu kiri. Dari Abdullah Ibnu Abbas rhadiyallahu anhuma bahwa Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalamdan para Sahabatnya melakukan umroh dari Ju’ronah, mereka melakukan romman ketika thawaf dan menjadikan pakaian atas mereka dibawah ketiak dan melemparkannya diatas bahu kiri. HR Abu Dawud dengan isnad yang shahih.
Selain thawaf  Umroh dan Thowaf Qudum bagi orang yang Haji Qiran dan Haji Ifrod dan juga keadaan-keadaan yang lain maka tidak disunnahkan Ittibaa’
12.AR ROMMAN.  Disunnahkan bagi laki-laki sebagaimana dalam hadits diatas untuk melakukan Ar Roman pada 3 putaran thowaf yang pertama. Yang dimaksud dengan Ar Romman adalah lari kecil dengan mempercepat langkah dan memperpendek.  Dari Abdullah Ibn Umar rhadiyallahu anhuma bahwasanya Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam  jika thowaf dalam ibadah haji dan umroh yaitu thawaf ketika pertama masuk Mekkah maka beliau melakukan Romman pada 3 putaran dan berjalan biasa pada 4 putaran. HR al-Bukhari dan Muslim. 
Dan wanita tidak disunnahkan untuk melakukan Romman. Berkata Ibnu MUndzir rahimahullah “Dan mereka bersepakat bahwa wanita tidak melakukan romman ketika thawaf di Baitullah dan ketika Sa’i antara Shofa dan Marwah.” Kitab Al-Ijma halaman 61.
13.DZIKIR DAN DOA KETIKA THAWAF
Disunnahkan bagi orang yang sedang thawaf untuk berdzikir dan doa sesuai dengan yang dimudahkan, tidak ada dzikir dan doa yang khusus pada setiap putaran, dan sebaiknya seseorang berdzikir dan berdoa dengan dzikir dan doa yang datang dari Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam.
Ketika ada di Rukun Yamani dan Hajar Aswad maka disunnahkan membaca Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qiina adzabannaar. HR Imam Ahmad dalam musnadnya.
14.SHALAT SUNNAH THAWAF Disunnahkan shalat sunnah thawaf 2 rakaat setelah thawaf, dilakukan deibelakang maqM IBRAHIM., Rakaat pertama setelah membaca Al Fatihah = Al kafirun, rakaat kedua = Al Ikhlas sebagaimana hadits Jabir  Ibnu Abdillah al-Anshory diriwayatkan oleh Imam Muslim.  Allah berfirman “Dan jadikanlah sebagian dari Maqam Ibrahim tempat Shalat.” Qs 2 : 125
Berkata Abdullah Ibnu Umar : “Datang Nabi Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam kemudian beliau thawaf 7x dan shalat dibelakang maqam Ibrahim 2 rakaat kemudian keluar menuju Shafa. HR Bukhari Muslim
15.Apabila seseorang ingin mendekati bukit Shafa maka membaca firman Allah : INNA SHOFA WAL MARWATA MIN SYA’AIRILLAH (Sesungguhnya  Shofa dan Marwa adalah termasuk syiar-syiar Allah) Qs 2: 158. Kemudian dia mengatakan : Abda’u bima bada’Allahu bih (Aku memulai dengan apa yang Allah mulai)
16.Ketika berada di Shafa berusaha melihat Rumah Allah (menghadap ke Ka’bah) kemudian membaca dzikir yang dibaca oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam , yaitu : Allahu Akbar 3x Laa Ilaha ilalah wahdahu la syarikallah, lahul mulku walahul hamdu yuhyi wa yumiit wahuwa alaa kulli  syaiin qodir. Laa ilaha ilallahu wahdah, anjaza wa’dah, wa nashoro abdah wa hazamal ahzaba wahdah….kemudian berdoa sesuai yang diinginkan, kemudian megulangi kembali dzikir tadi, kemudia doa kembali, kemudian mengulangi kembali dzikir lagi, dan setelah itu tidak berdoa. Melakukan semua itu dengan mengangkat kedua tangan.  Sehingga seseorang apabila diatas shafa dia telah takbir 9 tahil 6 doa 2x
17.Berlari dengan kencang diantara 2 tanda berwarna hijau.
Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda : Tidak melewati al-ab’thoh kecuali dalam keadaan lari kencang. Shahih HR An-Nasa’i. berlari diantara 2 tanda hijai hanya disyariatkan hanya untuk laki2
18.Melakukan diatas  bukit marwah apa yang sudah dia lakukan seperti diatas shafa sepeti mengahdap kibat, membca takbir, tahlil dan doa kecuali membaca ayat inna sfoha wal marwata min sya’airillah hanya disyariatkan ketika pertama kali menaiki bukit shafa
19.Disunnahkan ketika sai memperbanyak dzikir dan doa sebagaimana yang dia lakukan ketika thawaf
20.Melakukan Sa’i dalam keadaan bersuci, baik dari hadats kecil dan besar. Jika sa’i dalam keadaan tidak suci, maka sainya sah
21.SA’I DALAM KEADAAN SUCI
22.BERDZIKIR serta BERDOA DISAAT PERJALANAN ANTARA SHAFA DAN MARWAH
23.MELAKUKAN IHROM DI WAKTU DHUHA PADA TANGGAL 8 DZULHIJJAH.  Karena inilah yang dilakukan oleh Para Sahabat yang melakukan Haji Tamattu’ dan juga penduduk Mekkah yang haji bersama Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam.
Beliau Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda dalam sebuah hadits Riwayat Bukhari dan Muslim : “Sehingga apabila datang hari Tarwiyyah maka hendaklah kalian berniat haji.”
24.BERMALAM DI MINA PADA HARI TARWIYYAH DAN MALAM TANGGAL ARAFAH DAN MALAM HARI ARAFAH sebagaimana yang dilakukan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam. HR Muslim
25.MENINGGALKAN MINA PADA HARI ARAFAH SETELAH TERBIT MATAHARI sebagaimana dilakukan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam. HR Muslim.
26.MENGUCAPKAN TAKBIR DAN TALBIYAH KETIKA MENUJU ARAFAH. Abdullah Ibnu Umar mengatakan :  “Kami pergi bersama Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam dari Mina menuju Arafah. Ada diantara kami yang mengucapkan talbiyah, dan ada diantara kami yang mengucapkan Tahlil.” HR Muslim.
27.MENGHADAP KEARAH KIBLAT DAN JABAL RAHMAH KETIKA WUKUF DI ARAFAH APABILA DIMUDAHKAN, sebagaimana dilakukan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam  daam Hadits Jabir yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Jika tidak dimudahkan maka cukup menghadap Kiblat.
28.TIDAK BERPUASA DI HARI ARAFAH BAGI ORANG YANG SEDANG HAJI.  Dalam Shahih Bukhari Muslim dari Ummu Fadl bintu Haarits bahwa Beberapa orang berselisih tentang puasanya Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam. Sebagian berkata beliau puasa, sedangkan sebagian lainnya mengatakan tidak puasa. Maka akupun mengutus kepada beliau segelas susu dan beliau dalam keadaan wukuf diatas kendaraan, dan beliau meminumnya.
Diantara hikmahnya agar kuat dalam melakukan doa dan dzikir pada hari tersebut.
29.MEMPERBANYAK MEMBACA TAHLIL, TALBIYAH, ISTIGHFAR, DZIKIR DAN JUGA DOA KETIKA WUKUF DI ARAFAH.
30.MENGANGKAT TANGAN KETIKA BERDOA DI ARAFAF. Berkata Usamah Ibnu Zaid rhadiyallahu anhuma  : Aku membonceng Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam di arafah maka beliau mengangkat keduan tangannya ketika berdoa.
31.Langsung istirahat setelah shalat maghrib dan isya di Musdalifah sebagaimana dilakukan oleh Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam.
32.Menyibukkan diri dengan dzikir dan doa setelah shalat subuh di Musdalifah sampai langit berwarna kuning sekali menjelang terbit matahari.
33.Meninggalkan Musdalifah ketika langit berwarna kuning sekali menjelang terbit matahari, 
HR Muslim : Jabir Ibnu Abdillah mengatakan “Maka beliau Shalallahu Alaihi Wassalam mendatangi Al Musdalifah, kemudian shalat disana maghrib dan isya dengan 1 adzan dan 2 iqomah, dan beliau tidak melakukan shalat diantara keduanya, kemudian beliau berbaring sampai datang waktu subuh, kemudian shalat subuh ketika sudah jelas bagi beliau waktu subuh dengan adzan dan iqomah, kemudian beliau mengendarai unta beliau – Qoswa – sampai datang ke Masy’aril Harom kemudian menghadap kiblat berdoa kepada Allah, mengucapkan takbir, mengucapkan tahlil mengesakan Allah, dan senantiasa beliau disana dalam keadaan berdiri sampai langit berwarna kuning sekali, kemudian beliau meninggalkan Musdalifah sebelum terbit matahari.
34.Berdoa dan mengangkat tangan setelah melempar jumroh Shugra dan Wustho. 
35.Mengucapkan takbir ketika melempar setiap kerikil. 
HR Bukhori, Ibnu Umar rhadiyallahu anhuma mengatakan “Beliau Shalallahu Alaihi Wassalam apabila melempar jumroh yang paling dekat dengan Masjid Mina (maksudnya : Jumroh Sughro) beliau Shalallahu Alaihi Wassalam melemparnya dengan 7 kerikil. Mengucapkan takbir setiap melepar 1 kerikil, kemudian beliau maju kedepan dan berdiri menghadap kiblat seraya mengangkat kedua tangan beliau berdoa dan beliau memanjangkan berdiri disana, kemudian setelah itu beliau mendatangi jumroh yang kedua, melemparnya dengan 7 kerikil, mengucapkan takbir setiap melempar 1 kerikil. Kemudian beliau turun ke arah kiri yang paling dekat lembah kemudian beliau berdiri menghadap kiblat kemudian mengangkat tangan berdoa, kemudian mendatangi jumroh yang berada di Aqobah, melemparnya dengan 7 kerikil. Mengucap takbir setiap melempar 1 kerikil. Kemudian beliau meninggalkan jumroh Aqobah dan tidak berdiri disana.

Penulis:

Hanya Seorang Abdulloh, yang mengharapkan diri ini, keluarga yang dibina, keturunan-keturunan hingga akhir zaman, kedua orang tua kandung maupun mertua dan saudara-saudara kandung maupun ipar, istiqomah di atas agama Islam sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW, wafat dalam keadaan Mukmin dan khusnul khotimah di hari Jum'at atau dalam keadaan syuhada, dan berkumpul dengan Nabi dan seuluruh kaum muslimin maupun mukminin di Jannatul Firdaus, Aaamiiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.