Diposkan pada Uncategorized

HSI MAHAZI – 02 KEWAJIBAN HAJI DAN KAPAN DIWAJIBKAN

Haji diwajibkan sekali seumur hidup atas setiap muslim yang memenuhi syarat wajib haji.
Allah berfirman : 

”Dan kewajiban manusia kepada Allah untuk melaksanakan ibadah haji ke Baitullah. Yaitu bagi orang-orang yang mampu kesana. Dan barangsiapa yang mengingkari kewajiban haji maka sesungguhnya Allah Maha Kaya dari seluruh alam” (Qs Al Imran 97)

Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda ketika ditanya malaikat Jibril tentang Islam : “Engkau bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah Rasulullah, mendirikan shalat, membayar zakat, berpuasa di Bulan Romadhon, dan engkau berhaji ke Baitullah apabila engkau mampu kesana” HR Muslim dari Umar Ibn Khoththob rhadiyallahu anhu
Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah berkhutbah dan berkata : “Wahai manusia, telah diwajibkan atas kalian maka berhajilah. Maka berkata seorang laki-laki ‘Apakah setiap tahun ya Rasulullah ?’ beliau diam sampai ditanya 3 kali lalu kemudian beliau berkata ‘kalau aku berkata iya maka niscaya haji akan menjadi wajib setiap tahun, dan kalau demikian maka kalian tidak akan mampu melakukannya’.” HR Muslim
Dan kaum muslimin telah bersepakat atas wajibnya Haji bagi yang mampu sebagaimana dinukil ijma ini dari Imam An-Nawawi rahimahullah.
Dan pendapat mayoritas ulama bahwa kewajiban Haji harus segera ditunaikan dan tidak boleh ditunda-tunda sebagaimana sebuah hadits : Rasulullah bersabda “Hendaklah kalian bersegera melakukan Haji karena salah seorang diantara kalian tidak tau apa yang menimpanya” HR Imam Ahmad Ibnu Hambal dalam musnadnya, hadits hasan.
Sebagian kaum ulama berpendapat bahwa haji diwajibkan atas kaum muslimin ditahun ke-9 Hijriyah. Diantara alasannya krn ayat tentang kewajiban haji ada pada surat Al Imron dan awal surat Al Imron diturunkan pada tahun datangnya para utusan kabilah-kabilah pada Rasulullah pada tahun ke-9 H.
Inilah yang dikuatkan oleh Asy-Syaikh Muhammad Amin al Syinthiqi rahimahullah dan Asy-Syaikh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin rahimahullah, dan beliau Shalallahu Alaihi Wassalam baru menunaikan ibadah Haji pada tahun ke-10 H, diantara sebabnya karena kesibukan beliau menyambut para utusan dan menyampaikan risalah Allah kepada mereka.

Penulis:

Hanya Seorang Abdulloh, yang mengharapkan diri ini, keluarga yang dibina, keturunan-keturunan hingga akhir zaman, kedua orang tua kandung maupun mertua dan saudara-saudara kandung maupun ipar, istiqomah di atas agama Islam sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW, wafat dalam keadaan Mukmin dan khusnul khotimah di hari Jum'at atau dalam keadaan syuhada, dan berkumpul dengan Nabi dan seuluruh kaum muslimin maupun mukminin di Jannatul Firdaus, Aaamiiin

2 tanggapan untuk “HSI MAHAZI – 02 KEWAJIBAN HAJI DAN KAPAN DIWAJIBKAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.