Diposkan pada hsi

HSI 07 – Kajian 18 – al Qur’an 4

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين

Halaqah yang ke-18 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Beriman Dengan Kitab-kitab Allāh adalah tentang “Kitab Al-Qurān (Bagian 4)”.

Allāh ‘Azza wa Jalla juga mensifati Al-Qurān dengan beberapa sifat yang memiliki makna yang agung yang juga menunjukkan keutamaannya.

Diantara sifat-sifat tersebut:

■ SIFAT PERTAMA | ‘AZĪZ

Artinya: yang mulia, dimuliakan oleh Allāh dengan dijaga dari segala perubahan.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِالذِّكْرِ لَمَّا جَاءَهُمْ ۖ وَإِنَّهُ لَكِتَابٌ عَزِيزٌ

“Sesungguhnya orang-orang yang ingkar dengan adz-dzikru (yaitu Al-Qurān) ketika datang kepada mereka dan sesungguhnya dia adalah kitab yang mulia.” (QS Fushshilat: 41)

■ SIFAT KEDUA | MAJĪD

Artinya: agung lagi mulia.

⇒Maksudnya: agung maknanya dan luas ilmunya.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَجِيدٌ

“Bahkan dia adalah Al-Qurān yang agung.” (QS Al-Burūj: 21)

■ SIFAT KETIGA | KARĪMUN

Artinya: mulia lagi banyak manfaatnya, besar kebaikannya dan dalam ilmunya.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

إِنَّهُ لَقُرْآنٌ كَرِيمٌ

“Sesungguhnya dia adalah Al-Qurān yang mulia.” (QS Al-Wāqi’ah: 77)

■ SIFAT KEEMPAT | MUBĀRAK

Artinya: yang berbarakah (yang banyak manfaatnya dan banyak membawa kebaikan).

⇒ Kebaikan bagi yang membacanya, yang menghafalnya, yang mendengarnya, yang mentadabburinya, maupun yang mengamalkannya.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

وَهَـذَا كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ مُّصَدِّقُ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ

“Dan ini adalah kitab yang Kami turunkan berbarakah membenarkan apa yang datang sebelumnya.” (QS Al-An’ām: 92)

Diantara sifat-sifat Al-Qurān adalah,

■ SIFAT KELIMA | FASHL

Artinya: yang benar dan jelas, memisahkan antara yang haq dan yang bāthil.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

إِنَّهُ لَقَوْلٌ فَصْلٌ

“Sesungguhnya dia (yaitu Al-Qurān) adalah ucapan yang memisahkan (yaitu antara yang haq dan yang bāthil).” (QS Ath-Thāriq: 13)

Dan diantara sifat Al-Qurān adalah,

■ SIFAT KEENAM | HAKĪM

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

الم (١) تِلْكَ آيَاتُ الْكِتَابِ الْحَكِيمِ (٢) هُدًى وَرَحْمَةً لِّلْمُحْسِنِينَ (٣)

“Alif Lam Mim. Itu adalah ayat-ayat kitab yang hakīm, sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat baik.” (QS Luqmān: 1-3)

Hakīm artinya:

•✓Memiliki hikmah dan kebijaksanaan yang mendalam.

•✓Ayat-ayatnya muhkam, yaitu kokoh.

⇒ Dia kokoh karena:

⑴ Datang dengan lafazh yang paling fasih dan jelas yang mengandung makna yang dalam.

⑵ Tidak mungkin tidak dirubah.

⑶ Kabar-kabar yang ada di dalamnya benar sesuai dengan kenyataan.

⑷ Tidak memerintah kecuali dengan sesuatu yang merupakan kebaikan bagi manusia dan tidaklah melarang kecuali dari sesuatu yang merupakan keburukan bagi manusia.

⑸ Tidak ada pertentangan di antara ayat-ayatnya.

Dan diantara sifat Al-Qurān adalah,

■ SIFAT KETUJUH | BERBAHASA ARAB YANG JELAS

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

وَإِنَّهُ لَتَنزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (١٩٢) نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ (١٩٣) عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنذِرِينَ (١٩٤) بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُّبِينٍ (١٩٥)

“Dan sesungguhnya Al-Qurān diturunkan dari Rabb semesta alam, turun dengannya Ar-Rūhul Amīn (yaitu Jibrīl) atas hatimu supaya engkau termasuk orang-orang yang memberikan peringatan dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS Asy-Syuarā: 192-195)

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

‘Abdullāh Roy,
Di kota Al-Madīnah

Iklan